Senin, 13 Maret 2017

"Sang Pelita"


Sang Pelita
Sesosok insan yang mulia
Ruang gelap menjadi terang bercahaya,,
 Kehadirannya seperti layak
 mentari,, menyinari penjuru dunia
 Tanpa tanda jasa,,
Bagaimana mungkin,,
Seseorang mampu untuk
melupakan sang pelita ,,
Penduduk Langit dan Bumi
Seraya tau,,
 Sang pelita itu sangat tulus
ia tak pernah lelah bersinar
menyinari ruang-ruang gelap
menjadi terang bercahaya,,

Dan berguna bagi seluruh umat 




Puisi "negeri merintih" oleh Fahrun Arrasyid


Fahrun Arrasyid 
"Negeriku Merintih"

Kini hujan turun lagi.
Di saat hati,, yang kini menghadapi kesedihan
gumpalan hitam di langit, membasahi negeriku ini.
Seakan-akan peri bumi ingin
menangis tanpa henti
Angin,,
Angin menghembus kencang 
menggugurkan daun-daun pepohonan.
Tikus,,
Tikus-tikus berdasi dengan riang 
melahap habis hak kehidupan
Peri bumi memberontak!!
Namuntak kuasa,,
                                                  Tapi, bagaimana lagi..?!
                                                 Dedaunan Peri Bumi telah gugur di sapu badai 
                                                Dan,, para hama merajalela di bumi Pertiwi ini

 Cipta: Fahrun Arrasyid